Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive/CD-ROM/CD-RW pada subnotebook/PC adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang tidak murah.
Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?
Nah, lewat artikel ini penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk booting via USB.
"Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!" Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.
Yang Harus Disiapkan:
1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Do'a dan keberanian!
Langkah-langkah Pembuatan:
1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.
4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.
5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.
9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.
10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.
Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat mencoba...!
Penulis, Eko Ramaditya Adikara (Rama), adalah seorang tuna-netra yang gemar menulis menggunakan komputer. Penulis tergabung dalam Yayasan Mitra Netra (MitraNetra.or.id). Blog pribadinya dapat dibaca di alamat www.ramaditya.com.
Dikutip Dari : detikinet.com
Tetesan air dapat membentuk sebuah sungai, kumpulan butiran beras bisa memenuhi lumbung. Jangan meremehkan hati nurani sendiri, jangan pernah berpikir untuk tidak melakukannya walau perbuatan itu sangat kecil.
Friday, April 03, 2009
Apa sich GRUB dan LILO itu ?
Untuk mengetahui tentang apa itu GRUB dan LILO akan dijelaskan kepada anda tentang BOOT LOADER terlebih dahulu. GRUB dan LILO merupakan bagian dari BOOT LOADER.
BOOT LOADER
Boot manager adalah suatu program yang ada pada Master Boot Record(MBR), yang berfungsi untuk menjalankan sistem operasi yang berada di dalam harddisk. Didalam MBR sendiri terdapat hal-hal berikut ini.
- Kode booting sistem utama, yang melakukan proses booting kedalam sistem operasi oleh harddisk.Kode ini disebut juga master boot code.
- Tabel partisi yang berisi daftar partisi apa saja yang terdapat dalam hardisk yang bersangkutan.
Sekarang sudah dijelaskan kepada anda yang dimaksud dengan boot loader, dan sekarang adalah grub dan lilo yang merupakan bagian dari boot loader.
GRUB
Grub adalah singkatan dari Grand Unified Boot Loader yang merupakan bootloader yang juga sering digunakan pada sistem operasi linux. GRUB memperbolehkan user untuk mempunyai sistem operasi yang berbeda didalam komputer mereka dan GRUB juga memperbolehkan user untuk memilih sistem operasi manakah yang akan djalankan. GRUB dapat berjalan di berbagai sistem operasi yang memiliki multiboot kernel. Biasanya sistem operasi UNIX/Linux yang banyak menggunakan bootloader ini.
LILO
Lolo adalah singkatan dari Linux Loader. Dikembangkan pertama kali oleh Werner Almesberger, selama dengan pengembang saat itu adalah john coffman. Lilo tidak tergantung pada file system tertentu dan dapat berjalan di semua basis UNIX/Linux, Lilo dapat melakukan booting melalui harddisk ataupun floppy disk, floppy juga dapat diletakan dimana saja dengan maksud dapat diletakan di MBR ataupun di salah satu partisi. kepopuleran LILO tidak kalah dengan GRUB walaupun saat ini LILO masih menjadi pilihan ke dua tergantung default sistem operasi yang membawanya.
Konfigurasi LILO ataupun konfigurasi GRUB dapat anda lihat di direktori /boot/grub untuk GRUB dan /etc/lilo untuk LILO
BOOT LOADER
Boot manager adalah suatu program yang ada pada Master Boot Record(MBR), yang berfungsi untuk menjalankan sistem operasi yang berada di dalam harddisk. Didalam MBR sendiri terdapat hal-hal berikut ini.
- Kode booting sistem utama, yang melakukan proses booting kedalam sistem operasi oleh harddisk.Kode ini disebut juga master boot code.
- Tabel partisi yang berisi daftar partisi apa saja yang terdapat dalam hardisk yang bersangkutan.
Sekarang sudah dijelaskan kepada anda yang dimaksud dengan boot loader, dan sekarang adalah grub dan lilo yang merupakan bagian dari boot loader.
GRUB
Grub adalah singkatan dari Grand Unified Boot Loader yang merupakan bootloader yang juga sering digunakan pada sistem operasi linux. GRUB memperbolehkan user untuk mempunyai sistem operasi yang berbeda didalam komputer mereka dan GRUB juga memperbolehkan user untuk memilih sistem operasi manakah yang akan djalankan. GRUB dapat berjalan di berbagai sistem operasi yang memiliki multiboot kernel. Biasanya sistem operasi UNIX/Linux yang banyak menggunakan bootloader ini.
LILO
Lolo adalah singkatan dari Linux Loader. Dikembangkan pertama kali oleh Werner Almesberger, selama dengan pengembang saat itu adalah john coffman. Lilo tidak tergantung pada file system tertentu dan dapat berjalan di semua basis UNIX/Linux, Lilo dapat melakukan booting melalui harddisk ataupun floppy disk, floppy juga dapat diletakan dimana saja dengan maksud dapat diletakan di MBR ataupun di salah satu partisi. kepopuleran LILO tidak kalah dengan GRUB walaupun saat ini LILO masih menjadi pilihan ke dua tergantung default sistem operasi yang membawanya.
Konfigurasi LILO ataupun konfigurasi GRUB dapat anda lihat di direktori /boot/grub untuk GRUB dan /etc/lilo untuk LILO
Install Avast Antivirus di Ubuntu 7.10
Di linux sih sampai sekarang belum mengenal virus. tapi tak ada salahnya menginstall antivirus sebagai sarana scanning terhadap Media penyimpanan portable spt Harddisk external, USB Flash Disk, Mp3 player atau bahkan sebagai rescued system bagi pemakai windows (yg doyan virus)
disini saya akan mencoba langkah menginstall antivirus gratis dari Avast yaitu Avast Home Edition for linux.
download file .deb di situs avast :
http://www.avast.com/eng/avast-for-linux-workstation.html
install file tersebut. saat diajalankan pertama kali. program akan meminta registration key yg bisa didapat gratis dengan mendaftarkan data diri anda ke situs avast di :
http://www.avast.com/eng/home-registration.php
bila anda baru pertama kali mendaftar klik pada tulisan “I’m a new user and I need a registration key for avast! Home Edition”
isi data diri dan email anda. setelah lengkap, klik register. registration key akan dikirimkan ke alamat email yg anda daftarkan tadi.
setelah registration key didapat, jalankan avast untuk pertama kali dg menggunakan terminal
$ avast
maka anda akan disuruh mengisikan registration key yg anda terima tadi. jika sudah. maka avast anti virus siap digunakan.
untuk melihat command2 yg lain yg dapat digunakan pada console, anda cukup mengetik
$ avast - -help
bahkan untuk mempermudah lagi, bagi anda yg tidak terbiasa menggunakan terminal . anda bisa menginstal GUI front end sederhana dari avast yg bisa dijalankan dari desktop. caranya adalah :
jalankan script dari lokasi file ini :
$ cd /usr/lib/avast4workstation/share/avast/desktop
setelah itu jalankan perintah install GUI Front end avast dengan perintah :
sudo ./install-desktop-entries.sh install
anda bisa lihat, menu avast sudah terlihat pada section “Accesories” pada menu Gnome Ubuntu.
selamat mencoba
disini saya akan mencoba langkah menginstall antivirus gratis dari Avast yaitu Avast Home Edition for linux.
download file .deb di situs avast :
http://www.avast.com/eng/avast-for-linux-workstation.html
install file tersebut. saat diajalankan pertama kali. program akan meminta registration key yg bisa didapat gratis dengan mendaftarkan data diri anda ke situs avast di :
http://www.avast.com/eng/home-registration.php
bila anda baru pertama kali mendaftar klik pada tulisan “I’m a new user and I need a registration key for avast! Home Edition”
isi data diri dan email anda. setelah lengkap, klik register. registration key akan dikirimkan ke alamat email yg anda daftarkan tadi.
setelah registration key didapat, jalankan avast untuk pertama kali dg menggunakan terminal
$ avast
maka anda akan disuruh mengisikan registration key yg anda terima tadi. jika sudah. maka avast anti virus siap digunakan.
untuk melihat command2 yg lain yg dapat digunakan pada console, anda cukup mengetik
$ avast - -help
bahkan untuk mempermudah lagi, bagi anda yg tidak terbiasa menggunakan terminal . anda bisa menginstal GUI front end sederhana dari avast yg bisa dijalankan dari desktop. caranya adalah :
jalankan script dari lokasi file ini :
$ cd /usr/lib/avast4workstation/share/avast/desktop
setelah itu jalankan perintah install GUI Front end avast dengan perintah :
sudo ./install-desktop-entries.sh install
anda bisa lihat, menu avast sudah terlihat pada section “Accesories” pada menu Gnome Ubuntu.
selamat mencoba
Subscribe to:
Posts (Atom)